Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Evaluasi Kualitas Data, BPS RI Lakukan Sidak Pendataan Sensus Ekonomi di Karawang

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:55 WIB Last Updated 2026-06-21T07:55:52Z

Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, melakukan kunjungan mendadak atau inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat usaha di Kabupaten Karawang. (Foto: krwdaily)

krwdaily - Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, melakukan kunjungan mendadak atau inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat usaha di Kabupaten Karawang. Langkah ini diambil guna melihat secara langsung proses wawancara lapangan dan mengevaluasi efektivitas pelaksanaan Sensus Ekonomi yang sedang berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia.


Sonny menuturkan, kunjungan ini sengaja dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya agar ia dapat mengamati kondisi riil di lapangan. 


“Memang sidak. Kalau disiapkan dulu nanti sama saja. Saya harus melihat secara natural seperti apa kondisinya, bagaimana petugas bertanya, dan bagaimana responden menjawab. Hal itu penting sebagai evaluasi bagi kita," ujarnya saat diwawancarai di Dewi Air Restaurant, Ahad (21/6/2026)


Dalam kunjungannya tersebut, Sonny memantau langsung petugas yang sedang melakukan pencacahan di sektor industri, restoran, dan beberapa tempat usaha lainnya. 


Ia mengakui tantangan berat yang dihadapi oleh para petugas di lapangan dalam mendata puluhan juta unit usaha di seluruh Indonesia.


“Ini tantangan besar bagi petugas. Responden yang didata seringkali tidak berada di tempat atau sedang sibuk, sehingga petugas harus kembali lagi. Ini membutuhkan effort yang luar biasa. Saya sangat menghargai kerja keras para petugas yang bekerja setiap hari tanpa kenal libur demi menemui responden di waktu-waktu tertentu," tambah Sonny.


Terkait tujuan utama dari Sensus Ekonomi ini, Sonny menegaskan pentingnya pengumpulan data yang lengkap, akurat, dan mendetail mengenai seluruh aktivitas ekonomi di Indonesia di berbagai klasifikasi lapangan usaha.


Data tersebut nantinya akan memuat informasi komprehensif mulai dari penciptaan nilai tambah, biaya produksi, penyerapan tenaga kerja, hingga omset dan aset dari masing-masing pelaku usaha.


"Pagi ini saya juga sudah menyampaikan kepada seluruh Eselon 1 selaku koordinator wilayah untuk memantau capaian di setiap kabupaten, kota, dan provinsi. Wilayah yang capaiannya masih kurang harus terus ditingkatkan," pungkasnya. (hsn)

×
Berita Terbaru Update