Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PLN Kekurangan Batu Bara, Kebutuhan 154 Juta Ton per Tahun Belum Terpenuhi

Kamis, 18 Juni 2026 | 13:02 WIB Last Updated 2026-06-18T06:02:38Z

Foto: Ilustrasi Gemini AI

krwdaily - Isu PT PLN (Persero) kekurangan batu bara yang sebelumnya merebak di media sosial, rupanya benar adanya.


Isu PLN kekurangan batu bara ini merebak ketika pemadaman bergilir di Pulau Jawa terus terjadi belakangan ini.


Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat bahwa kebutuhan batu bara PT PLN mencapai 154 juta ton untuk setahun.


Namun dalam rapat dengan DPR RI pada Senin 15 Juni 2026, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkap bahwa PLN masih kekurangan 20 juta ton batu bara kalori sedang untuk kebutuhan PLTU.


Sejatinya, kata Bahlil, kebutuhan energi primer PLN per tahun sebayak 154 juta ton.


Untuk memenuhi kuota kebutuhan per tahun PLN, Pemerintah melalui Kementerian ESDM pun telah memberi tugas kepada perusahaan tambang untuk memenuhi kebutuhan batu bara nasionaal mencapai 190 juta ton.


Namun dari 154 juta ton yang dibutuhkan, baru 134 juta ton yang sudah dikontrak.


"Yang sudah dilakukan konfirmasi dari 190 juta ton itu 150-160 juta ton. Sudah dilakukan kontrak 134 juta ton, artinya dari total kebutuhan PLN 154 juta ton tinggal kurang 20 juta ton yang belum kontrak," terang Bahlil, dikutip pada Kamis 18 Juni 2026.


Untuk saat ini, Wakil Menteri ESD Yuliot Tanjung mengatakan bahwa PLN masih kekurangan sekitar 20 juta ton.


Ia menjekaskan bahwa pemerintah akan terus mengupayakan sinkronasi antaran volume kebutuhan asli PLN dengan komitmen pengadaan dari para produsen batu bara domestik.


Hal ini dilakukan untuk menjamin suplai listrik bagi masyarakat serta menghindari risiko defisit di unit pembangkit.


"Itu kemarin kan disampaikan kebutuhan PLN itu adalah 154 juta (ton), yang sudah dipenuhi berdasarkan kontrak 132 juta (ton). Dan itu kekurangan 20 (juta ton) itu lagi diusahakan itu penyesuaian," pungkasnya. (hsn)

×
Berita Terbaru Update